ISLAM DAN POLITIK DI ERA KONTEMPORER
Epistemé: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman Vol 11 No 01 June 2016
PDF

How to Cite

Mudzakkir, A. (2016). ISLAM DAN POLITIK DI ERA KONTEMPORER. Epistemé: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman, 11(1), 31-48. https://doi.org/10.21274/epis.2016.11.1.31-48

Abstract

Artikel ini akan mendiskusikan secara singkat beberapa problematika seputar hubungan antara Islam dan politik di era kontemporer. Argumen yang hendak disampaikan bahwa fenomena Islam politik memang sesuatu yang inheren dalam sejarah Islam itu sendiri, tetapi pada periode kontemporer ini menjadi sangat krusial dengan skala yang semakin global mengikuti perubahan-perubahan politik dan ekonomi. Dengan berbasis kajian pustaka, artikel ini akan dimulai dengan pembahasan tentangapa pengertian ‘kontemporer’ itu sendiri dalam diskusi tentang Islam dan politik. Kemudian dilanjutkan dengan penggambaran tentang perubahan-perubahan politik global, apa itu islamisme dan bagaimana praktiknya di Indonesia. Pada bagian akhir akan meninjau beberapa kemungkinan dan peluang dalam permasalahan Islam dan politik, khususnya dalam konteks demokrasi di Indonesia.

This article discuss about relationship between Islam and politic in the contemporary era. The argument to be conveyed, phenomenon of political Islam is inherent in Islamic history, but in the contemporary period it’s more dynamics following the wider global political and economic change. Based on the literature studies, this article will start discussion about what the meaning of ‘contemporary’ in Islam and politic context. Then forwarded to the description of changes in global political, what is islamism and how to practice in Indonesia. The final section will review some of the possibilities.

https://doi.org/10.21274/epis.2016.11.1.31-48
PDF

References

Assyaukani, Luthfi, Islam and the Secular State in Indonesia, Singapore:

ISEAS, 2009.

Bayat, Asef, “What is Post-Islamism”, dalam ISIM Review, No. 16/

Autumn, 2005.

Bruinessen, Martin van, “Genealogies of Islamic Radicalism in post-

Soeharto Indonesia”, dalam Jurnal South East Asia Reserach, Vol.

, No. 2, 2002.

Esposito, John L., dan Voll, John O., Demokrasi di Negara-Negara Muslim,

Bandung: Mizan, 1999.

________, dan Mogahed, Dalia, Saatnya Muslim Bicara!, Bandung: Mizan,

________, The Future of Islam, New York: Oxford University Press, 2010.

Eickelman, Dale F. dan James Piscatori, Ekspresi Politik Muslim, Bandung: Mizan, 1998.

Fealy, Greg dan Bubalo, Anthony, Jejak Kafilah: Pengaruh Radikalisme Timur Tengah di Indonesia, Bandung: Mizan, 2007.

Gunaratna, Rohan, Inside Al-Qaidah: Global Network of Terror, New York: Columbia University Press, 2002.

Hadiz, Vedi R., “No Turkish Delight: The Impasse of Islamic Party

Politics in Indonesia”, dalam Jurnal Indonesia Vol. 92, Oktober 2011.

Hadiz, Vedi R., dan Robison, Richard, “Political Economy and Islamic

Politics: Insight from the Indonesian Case”, dalam Jurnal New Political

Economy, Vol. 17, No. 2, 2012.

http://www.marxists.org/indonesia/archive/malaka/1922-PanIslamisme.htm, diakses pada tanggal 8 Januari 2012.

Mamdani, Mahmood, “Good Muslim, Bad Muslim: A Political Perspective

on Culture and Terrorism”, dalam Jurnal American Anthropologist, Vol.

, No. 3, September, 2002.

Roy, Olivier, The Failure of Political Islam, Cambridge: Harvard University

Press, 1994.

Triandafllidou, Anna, Tariq Modood, dan Ricard Zapata-Barrero “European Challenges to Multicultural Citizenship: Muslims, Secularism and Beyond” dalam Anna Triandafllidou, Tariq Modood, dan Ricard Zapata-Barrero, Multiculturalism, Muslims, and Citizenship:

A European Approach, London/New York: Routledge, 2006.

Permata, Ahmad Norma, “Islamist Party and Democratic Participation:

Prosperous Justice Party (PKS) in Indonesia 1998-2006”, Tesis,

Philosophischen Fakultät der Westfälischen Wilhelms-Universität

zu Münster, 2008.

Zubaida, Sami, Beyond Islam: A New Understanding of the Middle East,

London/New York: I.B.Tauris, 2011.

Creative Commons Licence

Epistemé: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License