REAKTUALISASI PENDIDIKAN ISLAM DALAM PENGEMBANGAN POLA ASUH ANAK SEBAGAI KONSEP REVOLUSI MENTAL

Hayat dan Indriyati

Abstract


Kehidupan masyarakat sudah masuk dalam situasi yang mengkhawatirkan. Kriminalisasi, kejahatan, pertikaian, kesenjangan dan berbagai aspek kehidupan gelap (kemaksiatan) sudah merajalela. Baik di pedesaan, terutama di kehidupan perkotaan. Keberadaan ini ditentukan oleh masyarakat itu sendiri yang dibangun melalui individu masing-masing, terutama pola asuh hidup keluarga. Remaja masa kini menjadi penentu utama dalam regenerasi pola hidup masyarakat. Pemuda menjadi penentu masa depan bangsa dan masyarakat, remaja menjadi tumpuan utama dalam kehidupan bermasyarakat. Masa muda adalah masa dimana harapan bangsa, negara dan agama dipangkuannya. Menjadi masalah, ketika pola hidup remaja tidak sesuai dengan tuntutan adat, etika, estetika maupun karakter yang bersifat baik karena hal itu akan berdampak terhadap lingkungan sekitar. Hal ini tidak terlepas dari pola asuh di dalam kehidupan keluarga. Anak sebagai aset penting dan berharga dalam keluarga, menjadi tumpuan utama dalam kebahagiaan keluarganya. Pola asuh yang salah terhadap anak, akan berdampak kepada mental dan karakter anak ketika sudah remaja kelak. Mindset dan paradigma pendidikan yang diberikan orang tua kepada anak, akan membentuk pola hidup, mental dan karakternya. Untuk mencegah “kebrutalan” masa remaja dan mencegah menularnya “penyakit” mentalitas yang cenderung negatif maka dibutuhkan sebuah revolusi mental dalam pola asuh anak dalam kehidupan keluarga, yaitu dengan melakukan reaktualisasi pendidikan Islam sebagai pembentukan karakter.

Society life has been in a situation that is worrying. Criminalization, crime, conflict, inequality, and the various aspects of disobedience have been rampant. Both in the countryside, especially in urban life. This existence is determined by the community itself, which was built by the individual, especially family life parenting. Teens today be a major determinant in the regeneration of the life style of the people. Youth determine the future of the nation and society, teenagers become the main focus of public life, youth is the period in which the hope of the nation, the state, and religion. Becomes a problem, when the pattern of teenage life with the demands of custom, ethics, aesthetics and character that is good, because it will have an impact on the surrounding environment. It is not independent of parenting in family life. Children as an important and valuable asset in the family became the main focus in the happiness of his family. Wrong up bringing of children, will have an impact on children’s mental and character as a teenager later. Mindset and paradigms of education provided to children’s parents will form a pattern of life, mental and character. To prevent the ”brutality” of adolescence and prevent the spread of the ”disease” mentality that tends to negative, then it takes a mental revolution in parenting a child in family life, by doing education renewal of Islam as the character buliding.


Full Text: Download PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Editorial Office:

Epistemé: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman
LP2M IAIN Tulungagung Rektorat Lantai 2, Jl. Mayor Sujadi Timur No. 46
Telp/Fax: 0335-321513/321656
e-mail: episteme.iain.tulungagung@gmail.com
Website: http://ejournal.iain-tulungagung.ac.id/epis

Indexed By:


Creative Commons License

Episteme published by Postgraduate Program and LP2M IAIN Tulungagung is under license of Creative Commons Attribution 4.0 License
Internasional.Copyright © 2019 Epistemé: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman, ISSN: 1907-7491 (p) | 2502-3705 (e)

Web
Analytics Made Easy - StatCounter
View My Stats

2502-3705