MENEGUHKAN ISLAM NUSANTARA UNTUK ISLAM BERKEMAJUAN: Melacak Akar Epistemologis dan Historis Islam (di) Nusantara
PDF

How to Cite

Mustofa, S. (2015). MENEGUHKAN ISLAM NUSANTARA UNTUK ISLAM BERKEMAJUAN: Melacak Akar Epistemologis dan Historis Islam (di) Nusantara. Epistemé: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman, 10(2), 405-434. https://doi.org/10.21274/epis.2015.10.2.405-434

Abstract

Sejatinya, Islam Nusantara bukanlah sesuatu yang baru. Penebalan kata “Nusantara” yang dikawinkan dengan “Islam” bukan hanya menegaskan nama, melainkan juga karakter untuk menunjukkan corak atau warna dari sebuah entitas yang heterogen. Keragaman sebagai salah satu tipologi Islam Nusantara adalah buah dari pergumulan panjang antara agama dan budaya; antara teks dengan konteks yang saling melengkapi satu sama lain sehingga menelurkan Islam yang ramah, inklusif dan fleksibel. Berangkat dari pijakan epistemologis dan historis, artikel ini coba menyuguhkan diskursus lama yang kembali mencuat di seputaran pertengahan tahun 2015 seiring dengan dihelatnya Muktamar dua ormas besar: NU dan Muhammadiyah. Hadirnya artikel ini sebetulnya juga ingin menjawab kasak-kusuk yang menuding bahwa Islam Nusantara hanya identik dengan kaum Nahdliyin. Sehingga term Islam Nusantara tidak lain dianggap sebagai nama baru dariIslam tradisionalis.

Essentially, Islam Nusantara isn’t a new phenomenon. Bolding of both “Nusantara” with “Islam” not only affirmation about name but also character to show type or colour from the heterogenous entity. Diversity as one of Islam Nusantara typology is the result of a long struggle between religionand culture; between text and context that complement each other so that Islam spawned a friendly, inclusive and flexible. Start from the historical and epistemological approach, this article try to presents a classical discourse the back sticking around mid-2015 in line with the holding of the congress two major organizations: NU and Muhammadiyah. Actually, the presence o fthis article is also want to answer the rumors that accuse Islam Nusantara only synonymous with the Nahdliyin. Thus, Islam Nusantara considered as the new name of traditionalism Islam.

https://doi.org/10.21274/epis.2015.10.2.405-434
PDF

References

Ambary, Hasan Muarif, Menemukan Peradaban; Jejak Arkeologis dan Historis Islam Indonesia, Cet. II, Jakarta: Logos Wacana Ilmu, 2001.

Azra, Azyumardi, “Islam Indonesia Berkelanjutan”, dalam Opini Kompas,3 Agustus 2015.

Baso, Ahmad, Islam Nusantara Ijtihad Jenius dan Ijma’ Ulama Indonesia, Jilid I, Cet. I, Jakarta: Pustaka Afid, 2015.

Fasya, Teuku Kemal, “Dimensi Puitis dan Kultural Islam Nusantara”,

dalam Opini Kompas, 4 Agustus 2015.

Fealy, Greg (eds.), Tradisionalisme Radikal: Persinggungan Nahdlatul Ulama-Negara, terj. Ahmad Suaedy, Yogyakarta: LKiS, 1997.

Harb, Ali, Nalar Kritis Islam Kontemporer, terj. Umar Bukhory, Cet. I, Yogyakarta: IRCiSod, 2012.

Hidayatullah, Syarif, Islam “Isme-Isme”: Aliran dan Paham Islam di Indonesia, Cet. I, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2010.

http://muktamar47.muhammadiyah.or.id/tentang-muktamar, diakses tanggal 4 Agustus 2015.

Indrayana, EA., “Sejarah Walisongo dari Dokumen-Dokumen

Terpercaya” dalam Duta Masyarakat, 23 April 2015.

Iyubenu, Edi AH, Berhala-Berhala Wacana: Gagasan Kontekstualisasi “Sakralitas Agama” secara Produktif-Kreatif, Cet. I, Yogyakarta: IRCiSoD, 2015.

Iyubenu, Edi AH, “Ontran-Ontran Islam Nusantara”, dalam Opini Jawa Pos, 24 Juli 2015.

Muljana, Slamet, Tafsir Sejarah Nagara Kretagama, Cet. IV, Yogyakarta: LKiS, 2009.

Munandar, Agus Aris, “Kegiatan Keagamaan di Pawitra Gunung Suci di Jawa Timur Abad 14-15”, Tesis, Magister Humaniora Fakultas Sastra Universitas Indonesia, 1990.

Review ceramah Muhamad Ali, Ph.D., dalam studium general Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Tulungagung dengan tema, Meneguhkan Islam Nusantara untuk Islam Berkemajuan, 14 September 2015.

Sahal, Akhmad (eds.), Islam Nusantara Dari Ushul Fiqh hingga Paham Kebangsaan, Cet. I, Bandung: Mizan Pustaka, 2015.

Said, Muh. & Affan, Mendidik dari Zaman ke Zaman, Bandung: Penerbit Jemmars, 1987.

Siroj, Said Aqil, Islam Sumber Inspirasi Budaya Nusantara Menuju Masyarakat Mutamaddin, Cet. II, Jakarta Pusat: LTN NU, 2015.

Sunyoto, Agus, Walisongo: Rekonstruksi Sejarah yang Disingkirkan, Jakarta: Transpustaka, 2011.

Tohari, Hajriyanto Y., Muhammadiyah dan Pergulatan Politik Islam Modernis, Cet. I, Jakarta: PSAP Muhammadiyah, 2005.

________,“Muhammadiyah di Abad Kedua”, dalam Opini Kompas, 3 Agustus 2015.

Ul Haq, Fajar Riza, “Kepemimpinan Muhammadiyah”, dalam Opini

Kompas, 4 Agustus 2015.

Creative Commons Licence

Epistemé: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License