NOMENKLATUR DINAMIKA PEMIKIRAN HUKUM ISLAM
Epistemé: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman Vol 11 No 01 June 2016
PDF

How to Cite

Santoso, L. (2016). NOMENKLATUR DINAMIKA PEMIKIRAN HUKUM ISLAM. Epistemé: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman, 11(1), 67-92. https://doi.org/10.21274/epis.2016.11.1.67-92

Abstract

Artikel ini akan mengulas tentang nomenklatur dinamika hukum Islam (Islamic Law) yang merupakan hasil dialektika antara syariah dan realitassosial atau ijtihad. Proses ijtihad ini menggiring pada kenyataan adanya proses dialektika pemikiran sekaligus dialektika sosio-kultural sehingga melahirkan para mujtahid yang menumbuhkan keragaman fikih di berbagai tempat. Fikih menjadi sesuatu yang memiliki beragam varian di dalamnya. Ada banyak tawaran yang dimiliki dalam sebuah persoalan hukum. Kajian ini akan menuju konklusi pada bagaimana mekanisme dari metode dan teori yang diterapkan para mujtahid dalam menjawab persoalan umat dalam konteks ruang dan waktu yang berbeda hingga dewasa ini yang mengalami pasang surut.

This article will discuss about nomenklature of Islamic law dynamics that is the result of it between syariah and social reality or ijtihad. This process of ijtihad brings into the reality that there are the processes of dialectic thinking and socio-cultural dialect at once so that it bears mujtahids who needs the diversity of fikihin many places. Fikih becomes the thing that has many variants inside. There are many things to discuss in a legal issues. This study will lead to conclusionson how the mechanism of method and theory applied mujtahid in answering the question of race in a different space and time to today that have ups and downs.

https://doi.org/10.21274/epis.2016.11.1.67-92
PDF

References

Abdullah, Amin, dkk, Mazhab Jogja: Menggagas Paradigma Ushul Fiqh

Kontemporer, Yogyakarta: Ar-Ruzz, 2002.

Ahmad, Ahmad Faiz, Ijtihad Abu Bakar Ash-Shidiq, Jakarta: Balqis Pustaka, 2011.

Ahmad, Noor. dkk, Epistemologi Syara’: Mencari Format Baru Fiqh Indonesia, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2000.

al-Azdi, Abu Dawud Sulaiman bin al-Asy’as al-Sijistani, Sunan Abu Dãwud, Bandung: Penerbit Dahlan, t.t.

al-Khin, Muhammad Sa’id, Atsarul Ikhtilaf fil Qowa’idil Ushuliyyahfi Ikhtilafil Fuqoha’, t.t.p: Muassasah ar-Risalah, t.t.

Ali, Muhammad Daud. Hukum Islam: Pengantar Ilmu Hukum dan Tata

Hukum Islam di Indonesia, Jakarta: Rajawali Pers, 1996.

Amal, Taufik Adnan, Islam dan Tantangan Modernitas, Studi atas Pemikiran Hukum Fazlur Rahman, Bandung: Mizan, 1989.

Ansori, Abdul Ghofur, Hukum Islam; Dinamika dan Pelaksanaannya di

Indonesia, Yogyakarta: Kreasi Total Media, 2008.

Anwar, Syamsul, Studi Hukum Islam Kontemporer, Jakarta: RM Books, 2007.

Arief, Abd. Salam, Pembaruan Pemikiran Hukum Islam; Antara Fakta dan

Realita, Yogyakarta: Lesfi, 2003.

As-Sayis, Ali. Nasy’atu al-Fiqh al-Ijtihadiy wa athwaruhu, Kairo: Majma’ al-Buhus al-Islamiyyah, 1980.

Azizy, A. Qodri, Eklektisisme Hukum Nasional, Yogyakarta: Gama Media,

Basyir, Ahmad Azhar, Hukum Adat bagi Umat Islam, Cet. I, Yogyakarta:

Nur Cahya, 1983.

Djamil, Fathurrahman, Filsafat Hukum Islam, Jakarta: Logos, 1999.

Efendi, Satria, Ushul Fiqh, Jakarta: Prenada Media, 2005.

“Epistemologi Hukum Islam dalam Perspektif al-Ghazali,” dalam http://

mushthava.blogspot.com, diakses tanggal 9 Februari 2014. Fuad, Moh. Fahimul, “Maqashid Al-Syariah dalam Ayat-Ayat Makiyyah,” dalam Jurnal In-Right, Vol. 3. No. 1, Tahun 2013.

Creative Commons Licence

Epistemé: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License