Peran Rumah Aspirasi "TITIS" dalam Mendampingi Perempuan Korban Kekerasan
PDF

Keywords

Kata kunci : Kekerasan, Perempuan, Rumah Aspirasi, Kabupaten Kebumen.‎

Abstract

Kekerasan merupakan sebuah mata rantai yang sulit untuk dihapuskan. Fenomena pandemi covid-19 menjadi salah satu katalis dalam tindak kekerasan terhadap perempuan. Jawa Tengah menjadi salah satu provinsi dengan jumlah tertinggi kasus kekerasan terhadap perempuan. Akan tetapi, Kabupaten Kebumen pada tahun 2020 justru mengalami penurunan kasus. Salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Kebumen adalah dengan mendirikan Rumah Aspirasi Perempuan “TITIS”. Penelitian ini berusaha untuk menjelaskan lebih jauh lagi terkait peran Rumah Aspirasi Perempuan yang telah didirikan oleh Pemerintah Kabupaten Kebumen dalam mendampingi korban kekerasan dan mendukung upaya pemerintah untuk mengurangi angka kekerasan terhadap perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam dan kajian pustaka dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber. Rumah aspirasi perempuan titis memiliki tugas pokok dan fungsi melakukan pendampingan terhadap korban-korban kekerasan sekaligus memberikan konseling. Kasus kekerasan berbasis gender dan anak  di Kabupaten Kebumen pada tahun 2020 mengalami penurunan dari tahun 2019. Hal ini dikarenakan banyak korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) tidak melapor kepada pihak layanan sosial atau dalam hal ini Rumah Aspirasi Perempuan “Titis” maupun kepada layanan sosial yang berada dibawah naungan Dispermades P3A Kabupaten Kebumen. Korban kekerasan cenderung untuk langsung menempuh jalur hukum dan melaporkan kasus kekerasan tersebut ke aparat kepolisian setempat. Selain itu, kurangnya pengetahuan masyarakat menjadi salah satu penyebab rendahnya laporan yang masuk ke rumah aspirasi perempuan titis. Oleh sebab itu, rumah aspirasi titis bekerja sama dengan pemerintah desa guna mendapatkan data tambahan terkait kekerasan terhadap perempuan agar dapat memberikan pendampingan korban.

Kata kunci : Kekerasan, Perempuan, Rumah Aspirasi, Kabupaten Kebumen.

https://doi.org/10.21274/martabat.2021.5.1.210-239
PDF

References

Arif, A. “Kasus Kekerasan Seksual Meningkat, Jurnalis Jateng Desak Pengesahan RUU PKS.” Ayosemarang.Com.

Creswell, John W. Research Design, Qualitative Quantitative and Mixed Methods Approach. Fourth Edition. 4th ed. California: Sage Publication, 2014.

Fahrudin, Ahmad. Dasar-Dasar Metodologi Penelitian: Kompetensi Dan Strategi Jitu Riset Peneliti. 1st ed. Tulungagung: UIN SATU PRESS, 2020.

Farid, Muhammad Rifaat Adiakarti. “Kekerasan Terhadap Perempuan Dalam Ketimpangan Relasi Kuasa: Studi Kasus Di Rifka Annisa Wome’s Crisis Center.” Jurnal Studi Gender 14(2) (2019): 175–90.

Freire, Paulo. Pendidikan Kaum Tertindas. Jakarta: LP3ES, 2008.

Gibelman, Margaret. What Social Workers Do. Washington DC: Nasw Press, 2005.

Hakim, Lukman. “Tren KDRT Turun Kekerasan Anak Meningkat.” Kebumen.Sorot.Co.

Kementerian PPA RI. “Permasalahan Perempuan Dan Anak Harus Ditangani Bersama.” Www.Kemenpppa.Go.Id.

Kementrian PPA. “Kekerasan Terhadap Perempuan: Kekerasan Dalam Rumah Tangga Dan Perdagangan Orang.” Kertas Kebijakan 8 (2011): 1–10.

Komnas Perempuan. “Infografis Catahu 2020: Catatan Tahunan Kekerasan Terhadap Perempuan Tahun 2019.” Komnasperempuan.Go.Id.

Mufidah. Paradigma Gender. Malang: Banyu Media, 2004.

Natsir, Ahmad. “Melacak Argumen Kesetaraan Gender Dalam Kitab Uqud Al-Lujjayn.” Inovatif 5(2) (2019): 136–53.

Nawawi, Arief Barda. Bunga Rampai Kebijakan Hukum Pidana. Bandung: Citra Aditya Bakti, 1996.

Prastiwi, Merlia Indah. “Perempuan Dan Kekerasan.” DIMENSI-Journal of Sociology 9(1) (2016).

Raco, Jozef. Metode Penelitian Kualitatif : Jenis, Karakteristik Dan Keunggulannya. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia, 2010.

Ridhoi, M. A. “Kekerasan Terhadap Perempuan Di Masa Covid-19.” Katadata.Co.Id.

Santoso, Thomas. Teori-Teori Kekerasan. Jakarta: Ghalia Indonesia, 2002.

Sarmini. “Ruang Dan Kultur Kekerasan Domestik: Pengalaman Perempuan Madura Di Kemayoran Baru Surabaya.” Humaniora 20(1) (2008): 38–50.

Sitoresmi, Rr Niken, and Siti Amanah. “Pendampingan Perempuan Korban Tindak Kekerasan Oleh Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan Dan Anak (P2tp2a).” Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan 6(3) (2012): 260–71.

Sutikno, Bambang. The Power of 4Q And. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2010.

Authors who publish with this journal agree to the following terms:

Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.

Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.

Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Downloads

Download data is not yet available.