KAJIAN TEORITIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN EKONOMI KREATIF
PDF

Keywords

Pemberdayaan Masyarakat
Ekonomi Kreatif
BUM Desa
Peningkatan Ekonomi
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
Bumdes

How to Cite

Habib, M. (2021). KAJIAN TEORITIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN EKONOMI KREATIF. Ar Rehla: Journal of Islamic Tourism, Halal Food, Islamic Traveling, and Creative Economy, 1(2), 106-134. https://doi.org/10.21274/ar-rehla.v1i2.4778

Abstract

Abstrak: Munculnya konsep pemberdayaan masyarakat (social empowerment) sebagai akibat dari kegagalan konsep pembangunan (development) yang pernah diterapkan sebelumnya di Indonesia (di masa orde baru) dan juga di negara-negara berkembang Asia lainnya. Konsep “pembangunan” yang dibawa oleh paradigma ekonomi neoklasik ini, begitu mendewakan industrialisasi dan mekanisme trickle down effect (efek rambatan) yang terbukti tidak mampu mensejahterakan masyarakat secara merata. Secara konseptual pemberdayaan masyarakat didefinisikan sebagai sebuah konsep pembangunan ekonomi yang merangkum nilai-nilai sosial. Konsep ini mencerminkan paradigma baru pembangunan, yakni bersifat people centered (berpusat pada manusia), participatory (partisipatif), empowering (memberdayakan), dan sustainable (berkelanjutan). Ekonomi kreatif menjadi salah satu konsep penting dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, sebab cukup banyak program pemberdayaan masyarakat di bidang ekonomi kreatif yang terbukti mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. Paper ini membahas sacara teoritis konsep pemberdayaan masyarakat, latar belakang munculnya konsep pemberdayaan masyarakat, teori-teori pemberdayaan masyarakat (teori ABCD (asset based community development) dan teori stakeholders), konsep peningkatan ekonomi masyarakat, konsep ekonomi kreatif, tipologi masyarakat dalam pemberdayaan masyarakat, serta alur pemberdayaan masyarakat melalui pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa).

Kata Kunci: Pemberdayaan Masyarakat; Ekonomi Kreatif; BUMDesa; Peningkatan Ekonomi; Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat.

 

Abstract: The emergence of the concept of community empowerment (social empowerment) as a result of the failure of the concept of development (development) that had been applied before in Indonesia (in the New Order era) and was applied in other Asian developing countries. The concept of "development" brought about by this neoclassical economic paradigm, so deified industrialization and the trickle-down effect mechanism, which has proven to be incapable of equitably prospering society. Conceptually, community empowerment is defined as a concept of economic development that encapsulates social values. This concept reflects the new paradigm of development, which is people-centered (human-centered), participatory (participatory), empowering (empowering), and sustainable (sustainable). The creative economy is one of the important concepts in community economic empowerment because quite a lot of community empowerment programs in the creative economy have succeeded in improving the community's economy. This paper discusses theoretically the concept of community empowerment, the background to the emergence of the concept of community empowerment, theories of community empowerment (ABCD theory (asset-based community development) and stakeholders theory), the concept of community economic improvement, the concept of the creative economy, typology of society in community empowerment, and the flow of community empowerment through the establishment of BUM Desa.

Keywords: Community Empowerment; Creative Economy; BUMDesa; Economic Improvement; Community Economic Empowerment.

https://doi.org/10.21274/ar-rehla.v1i2.4778
PDF

References

Aghion, P., & Bolton, P. (1997). A Theory of Trickle-Down Growth and Development. The Review of Economic Studies, LXIV(2), 151–172. doi:https://doi.org/10.2307/2971707

Alfitri. (2011). Community Development, Teori dan Aplikasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Alhamuddin, Aziz, H., Inten, D. N., & Mulyani, D. (2020). Pemberdayaan Berbasis Asset Based Community Development (ABCD) untuk Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru Madrasah di Era Industri 4.0. International Journal of Community Service Learning, IV(4), 321-331.

Anharudin, Fernando, D., Saefudin, Susandi, D., & Dwiyatno, S. (2019). Peningkatan Ekonomi Masyarakat Melalui Keterampilan Membuat Nugget Berbahan Dasar Ikan Bandeng Sebagai Bahan Pangan Lokal. Ekonomikawan: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, XIX(2), 141-149.

Daulay, Z. A. (2018). Strategi Pengembangan Ekonomi Kreatif Dengan Metode Triple Helix (Studi Pada UMKM Kreatif di Kota Medan). Tansiq: Jurnal Manajemen dan Bisnis Islam, I(2), 1-22.

Despica, R. (2018). Tipologi Desa Berdasarkan Perkembangan Nagari Aur Begalung Talaok Kecamatan Bayang Kabupaten Pesisir Selatan. Jurnal Spasial, III(5), 39-43.

Fatkhullah, M. (2021). Agama, Takhayul dan Kearifan Lokal dalam Upaya Pengembangan Masyarakat Berbasis Pariwisata. Ar Rehla: Journal of Islamic Tourism, Halal Food, Islamic Traveling, and Creative Economy, I(1), 35-46. Diambil kembali dari http://ejournal.iain-tulungagung.ac.id/index.php/arrehla/article/view/4202

Fithriyana, E. (2020). Pengolahan Produk Berbahan Dasar Buah Pepaya Sebagai Upaya Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pedesaaan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, I(2), 1–9.

Fitria. (2020). Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDES). Adl Islamic Economic, I(1), 13-28.

Fitriawan, F. (2020). Pemberdayaan Ekonomi Pemuda Melalui Budidaya Jamur Tiram. Amalee: Indonesian Journal of Community Research & Engagement, I(1), 47–58.

Gai, A. M., Witjaksono, A., & Maulida, R. R. (2020). Perencanaan dan Pengembangan Desa. Malang: CV. Dream Litera Buana.

Habib, M. A., & Mahyuddin. (2021). Evaluasi Pengelolaan Teknologi TPS 3R di Desa Wisata Religi Gunungpring Kabupaten Magelang. Ar Rehla: Journal of Islamic Tourism, Halal Food, Islamic Traveling, and Creative Economy, I(1), 1-34.

Hamid, H. (2018). Manajemen Pemberdayaan Masyarakat. Makassar: De La Macca.

Harahap, I. S. (2018). Upaya Peningkatan Ekonomi Masyarakat Melalui Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP) di Desa Hanopan Kecamatan Arse Kabupaten Tapanuli Selatan. Jurnal Ilmiah Muqoddimah : Jurnal Ilmu Sosial, Politik, dan Humaniora, II(2), 101-115.

Hasan, M. (2018). Pembinaan Ekonomi Kreatif dalam Perspektif Pendidikan Ekonomi. Jekpen: Jurnal Ekonomi dan Pendidikan, I(1), 81-86.

Hasanah, L. L. (2015). Pengembangan Wirausaha Muda Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Studi Pemuda, IV(2), 268-280. doi:https://doi.org/10.22146/studipemudaugm.36812

Howkins, J. (2001). Creative Economy: How People Make Money from Ideas. London: Pinguin Global.

Mardikanto, T. (2014). CSR (Corporate Social Responsibility) (Tanggung Jawab Sosial Perusahaan). Bandung: Alfabeta.

Maulana, M. (2019). Asset-Based Community Development: Strategi Pengembangan Masyarakat di Desa Wisata Ledok Sambi Kaliurang. Empower: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, IV(2), 259-278.

Nugroho, R. (2014). Kebijakan Publik di Negara-Negara Berkembang. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Nur, M., & Priantinah, D. (2012). Analisis Faktor-Fakor yang Mempengaruhi. Jurnal Nominal, I(1), 24.

Purnamasari, S. D., & Ma’ruf, M. F. (2020). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Badan Usaha Milik Desa (BUM DESA) (Studi BUM DESA Mawar Desa Kepel, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk). Publika, VIII(5), 1-12.

Purnomo, R. A. (2016). Ekonomi Kreatif Pilar Pembangunan Indonesia. Surakarta: Ziyad Visi Media.

Puspitasari, D. N., Warsono, H., & DM, I. H. (2020). Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui BUMDesa Tirta Mandiri di Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten. NeoRespublica: Jurnal Ilmu Pemerintahan, II(1), 70-83.

Rahman, N. E. (2018). Potret Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Aset Lokal pada Kelompok Budidaya Ikan Koi di Desa Banyuglugur Kecamatan Banyuglugur Situbondo. Jurnal PKS, VII(3), 208.

Riyanti, C., & Raharjo, S. T. (2021). Asset Based Community Development dalam Program Corporate Social Responsibility (CSR). Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik, III(1), 115-126.

Rosyidi, S. (2004). Pengantar Teori Ekonomi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Salman, D. (2012). Manajemen Perencanaan berbasis Komunitas dan Mekanisme Kolaborasi serta Peran Fasilitator. Makassar: Sulawesi Capacity Development Project KerjasamaKemendagri dan JICA. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.

Soekanto, S. (2000). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Sofiani, V., Saepuloh, L., & Eriswanto, E. (2017). Pemberdayaan Ekonomi Desa Melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Desa Karangjaya Kecamatan Gegerbitung Kabupaten Sukabumi. Prosiding Seminar Nasional dan Call for Papers ”Pengembangan Sumber Daya Perdesaan dan Kearifan Lokal Berkelanjutan V". VII, hal. 1-7. Purwokerto: Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Jenderal Soedirman.

Suardi, Mallongi, S., & Baharuddin, D. (2019). Model Pembangunan Pertanian Melalui Penerapan Agropolitan Berbasis Partisipasi di Kabupaten Pinrang dengan Pendekatan ABCD (Asset Based Community Development). Paradoks: Jurnal Ilmu Ekonomi, II(4), 48-61.

Suharto. (2010). Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat. Bandung: Refika Aditama.

Sumodiningrat, G. (2009). Pemberdayaan Masyarakat. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Toffler, A. (1970). Future Shock. New York: Random House.

Usrah, C. R., Habib, M. A., & Fakhrurrazi, F. (2021). Para Pemuja Ramuan Ajaib (Kontsruksi Kecantikan Anti Aging dalam Iklan Sk II R.N.A Power Airy Tang Wei’s Secret to Look Younger-Looking Skin). Jurnal Sosiologi Dialektika Sosial, I(1), 19-30. Diambil kembali dari https://ojs.unimal.ac.id/dialektika/article/view/3801

Wahyu, Golar, & Massiri, S. D. (2019). Analisis Kepentingan Stakeholder dalam Program Pemberdayaan Masyarakat di Hutan Desa Namo Kecamatan Kulawi. Jurnal Forestsains, XVI(2), 105 - 116.

Widjajanti, K. (2011). Model Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Ekonomi Pembangunan, XII(1), 17.

Wrihatnolo, R. R. (2007). Manajemen Pemberdayaan Sebuah Pengantar dan Panduan untuk Pemberdayaan. Makassar: Desertasi Universitas Hasanuddin.

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Downloads

Download data is not yet available.